Turorial Berguru Listrik - Sistim Pu (Per-Unit) -2
Sistim PU (Per-Unit) , berikut aku kita lihat referensi perhitungan dari penggunaan sistim pu tersebut. Ok... lansung saja : Contoh I ...

https://tutorialcarapintar.blogspot.com/2019/10/turorial-berguru-listrik-sistim-pu-per_23.html
Vactual = 0.5 x 525 kV
Vactual = 262.5 kV
Contoh II :
Sebuah autotransformator dengan kapasitas 900 MVA, 525 kV/241.5 kV amemiliki impedansi sebesar 10.14%. Tentukan
Zpu = %Z / 100
Sebuah autotransformator dengan kapasitas 900 MVA, 525 kV/241.5 kV amemiliki impedansi sebesar 10.14%. Tentukan
- Nilai impedansi dalam ohm jikalau merujuk kes sisi tegangan 525 kV
- Nilai impedansi dalam ohm jikalau merujuk kes sisi tegangan 241.5 kV
Penyelesaian :
Pertama kita konversi terlebih dahulu nilai %Z autotransformator tersebut ke nilai per-unit (pu) dengan memakai persamaan yang sudah kita bahas pada postingan Sistim PU (Per-Unit) , yaitu :
Zpu = %Z / 100
sehingga
Zpu = 10.14 / 100
Zpu = 0.1014
Zpu = 0.1014
Kemudian dari persamaan postingan Sistim PU (Per-Unit)sebelumnya diketahui :
Z(Ω) = ( Zpu . kVbase 2) / MVAbase
sehingga
1. Nilai impedansi dalam ohm jikalau merujuk kes sisi tegangan 525 kV, yakni :
1. Nilai impedansi dalam ohm jikalau merujuk kes sisi tegangan 525 kV, yakni :
Z(Ω) = ( 0.1014 x 525 2) / 900
Z(Ω) = 31.05 Ω
Z(Ω) = 31.05 Ω
2. Nilai impedansi dalam ohm jikalau merujuk kes sisi tegangan 241.5kV, yakni :
Z(Ω) = ( 0.1014 x 241.5 2) / 900
Z(Ω) = 6.57 Ω
Z(Ω) = 6.57 Ω
Dengan dua referensi diatas, aku harap klarifikasi pada postingan Sistim PU (Per-Unit) sebelumnya sanggup lebih gampang dipahami.
Contoh yang kita bahas diatas gres sekedar penggunaan rumus dan memasukan angka - angka yang sudah ditentukan. Masih jauh dari penerapannya pada analisa sistim tenaga. Tentang bagaimana penerapannya pada analisa suatu sistim tenaga akan kita bahas pada postingan berikutnya...
Salam..........