Tutorial Mengembalikan Folder Yang Hilang Akhir Virus
Microsoft Windows merupakan operating system (OS) yang sangat rentan terhadap serangan virus. sehingga banyak user yang senantiasa membenten...

https://tutorialcarapintar.blogspot.com/2019/11/tutorial-mengembalikan-folder-yang.html
Cara kerja virus ini sangat sederhana, yaitu merubah setiap folder yang ada di komputer (baik local harddisck maupun removable disk) menjadi file applikasi dengan kapasitas yang digandakan sebesar 32 Kb. dan ketika coba di bersihkan (scaning) memakai antivirus dari salah satu vendor, virus tersebut sanggup dihilangkan namun effect yang ditimbulkan dari proses scanning tersebut ialah folder-folder yang terjangkit virus ini menjadi hilang.
Sebenarnya folder tersebut tidak hilang, namun hanya disembunyikan saja (hidden). Folder yang hilang tersebut sanggup kita kembalikan dengan memakai perintah attrib pada command prompt. Caranya sangat sederhana sekali, namun sebelum mengupas bagaimana cara mengembalikan Folder yang hilang tersebut, mari kita bahas sedikit wacana attribute ini.
Untuk melihat Properties attribute sanggup dilakukan dengan beberapa cara. namun dalam kesempatan ini akan dijelaskan memakai command promt.
Command attribute bekerja pada DOS command prompt, mempunyai beberapa fungsi, salah satunya ialah untuk men-set attribute dari suatu file apakah file tersebut akan diberi attribute antara lain:
* read-only file attribute
* Archive file attribute
* System File Attribut
* Hidden File Attribut
Adapun tahapan untuk mengembalikan folder yang hilang memakai command promt ialah sebagai berikut:
Sebenarnya folder tersebut tidak hilang, namun hanya disembunyikan saja (hidden). Folder yang hilang tersebut sanggup kita kembalikan dengan memakai perintah attrib pada command prompt. Caranya sangat sederhana sekali, namun sebelum mengupas bagaimana cara mengembalikan Folder yang hilang tersebut, mari kita bahas sedikit wacana attribute ini.
Untuk melihat Properties attribute sanggup dilakukan dengan beberapa cara. namun dalam kesempatan ini akan dijelaskan memakai command promt.
Command attribute bekerja pada DOS command prompt, mempunyai beberapa fungsi, salah satunya ialah untuk men-set attribute dari suatu file apakah file tersebut akan diberi attribute antara lain:
* read-only file attribute
* Archive file attribute
* System File Attribut
* Hidden File Attribut
Adapun tahapan untuk mengembalikan folder yang hilang memakai command promt ialah sebagai berikut:
1. Masuk kedalam sajian Start kemudian pilih RUN .
2. Maka akan terbuka jendela RUN, kemudian ketikkan kata cmd kemudian tekan enter .
3. Setelah jendela command promt terbuka, kemudian ketikan attrib /? Untuk mengetahui beberapa perintah pada properties attribute melalui command prompt.
4. Selanjutnya pada prompt tersebut akan muncul sederatan kalimat yang menjelaskan wacana attribute seperti:
* Tanda (+) untuk sets an attribute.
* Tanda (– ) untuk Clears an attribute.
* Huruf R untuk read-only file attribute.
* Huruf A untuk Archive file attribute.
* Huruf S untuk System file attribute.
* Huruf H untuk Hidden file attribute.
* /S untuk proses penyamaan file di dalam folder sebelumnya dan semua subfolder yang ada di komputer.
* /D untuk proses yang akan dilakukan terhadap folder itu sendiri.
5. Kembali kepembahasan awal, untuk kasus Folder yang hilang tersebut, maka perintah yang kita ketikkan pada command prompt ini adalah:
* Ketikkan C:> atau D:> atau drive daerah folder yang hilang, kemudian tekan enter.
* Kemudian ketikan attrib –s –h *.* /S /D
6. Langkah terakhir ialah keluar dari jendela command promt kemudian refresh komputer, (shortcut F5).
Sekarang perhatikan perubahan yang terjadi pada komputer, folder yang hilang telah ditampilkan kembali. Makara tidak perlu khawatir lagi dengan folder yang hilang alasannya ialah terjangkit virus berekstensi *.scr.
2. Maka akan terbuka jendela RUN, kemudian ketikkan kata cmd kemudian tekan enter .
3. Setelah jendela command promt terbuka, kemudian ketikan attrib /? Untuk mengetahui beberapa perintah pada properties attribute melalui command prompt.
4. Selanjutnya pada prompt tersebut akan muncul sederatan kalimat yang menjelaskan wacana attribute seperti:
* Tanda (+) untuk sets an attribute.
* Tanda (– ) untuk Clears an attribute.
* Huruf R untuk read-only file attribute.
* Huruf A untuk Archive file attribute.
* Huruf S untuk System file attribute.
* Huruf H untuk Hidden file attribute.
* /S untuk proses penyamaan file di dalam folder sebelumnya dan semua subfolder yang ada di komputer.
* /D untuk proses yang akan dilakukan terhadap folder itu sendiri.
5. Kembali kepembahasan awal, untuk kasus Folder yang hilang tersebut, maka perintah yang kita ketikkan pada command prompt ini adalah:
* Ketikkan C:> atau D:> atau drive daerah folder yang hilang, kemudian tekan enter.
* Kemudian ketikan attrib –s –h *.* /S /D
6. Langkah terakhir ialah keluar dari jendela command promt kemudian refresh komputer, (shortcut F5).
Sekarang perhatikan perubahan yang terjadi pada komputer, folder yang hilang telah ditampilkan kembali. Makara tidak perlu khawatir lagi dengan folder yang hilang alasannya ialah terjangkit virus berekstensi *.scr.