Turorial Mencar Ilmu Listrik - Paralel Transformator Dengan Vektor Group Beda

Paralel Transformator Dengan Vektor Group Beda - Mohon maaf sebelumnya, alasannya yaitu gres kini ada waktu luang untuk melanjutkan pemb...

A+ A-
Vektor group transformator merupakan salah satu point penting dalam syarat memparalel transformator. Salah satu syarat memparalel transformator yaitu kesamaan phasa di sisi LV antara transformator yang akan diparalel tersebut. 

Ketika kita memparalel dua atau lebih transformator dengan vektor group yang berbeda dan transformator tersebut memiliki sumber yang sama  pada sisi HV maka masing - masing transformaor akan mempunyai beda phasa yang berlainan antara LV-HV nya. Semua sisi LV masing - masing transformator tidak lagi sama phasanya, dan bila kita lanjutkan untuk memparalel, akan terjadi relasi singkat (short-circuit) antara transformator tersebut. Akibatnya, transformator akan rusak, dan bila perlindungan tidak bekerja maka akan menjadikan kerusakan yang lebih parah pada sisi belitan transformator.

Pada postingan sebelumnya Vektor Group pada Transformator (I) disebutkan vektor group tidak harus sama untuk memparalel transformator. Kenapa ? Berikut penjelasannya.

Coba pikirkan, kalau transformator denga vektor group jam 1 dihubungkan ke sumber daya secara normal, maksudnya dari sumber line tiga phasa R,S,T dihubungkan keterminal U-V-W  pada transformator (R ke U , S ke V, T ke W) maka ada pergeseran phasa sebesar 30o antara LV-HV. Kemudian kita ganti koneksi line R-S-T dengan terminal pada transformator dengan urutan yang baru, sehingga menjadi R ke V , S ke W dan T -U. apa yang terjadi dengan u-v-w pada sisi LV ? Apakah masih berbeda 30o dengan sisi HV ?

Ingat, beda phasa antara R-S-T yaitu sebesar 120o. Ketika kita mengganti relasi terminal transformator dengan line menyerupai pola diatas, maka beda phasa antara sisi Line normal (R-S-T) - LV  (bukan HV dengan LV) menjadi 120o pada keadaan transformator dengan vektor group 0.
Sekarang, bila vektor groupnya yaitu jam 1 (misalkan vektor groupnya YnD1) yang berarti ada pergeseran sebesar 30o maka 120o pada kondisi awal ditambah dengan 30o (karena vektor group jam 1) sehingga totalnya menjadi 150o.
Angka 120o didapat dari kita menggeser phasa input sebesar 120o pada sisi HV.
Angka 30o dari jam trafo. Sehingga totalnya yaitu 150o.

Sekali lagi, 150o yaitu beda antara sisi Line (R-S-T) dengan LV, bukan sisi HV dengan LV. Ini penting untuk memparalel transformator dengan vektor group berbeda. Karena fokus untuk memparalel transformator yaitu kesamaan phasa pada sisi LV masing-masing transformator.

Dari klarifikasi diatas, dengan transormator YnD1, yang koneksi pada sisi HV nya digeser 120o kita mendapat perbedaan phasa pada sisi LV yaitu 150o. Sekarang, misalkan ada transformator dengan vektor group YnD5, dengan koneksi normal dari Line keterminal pada sisi HV (R-U,S-V dan T-W) , berarti ada perbedaan phasa HV-LV sebesar 150pada transformator tersebut.  Maka kedua transformator tersebut YnD1 dengan YnD5 sanggup kita paralel, alasannya yaitu sisi LV masing-masing transforamtor sudah tidak ada perbedaan phasa,

Lebih mudahnya, untuk vektor group yang lain dan cara koneksinya sehingga sanggup diparalel sanggup dilihat pada gambar berikut ini :

Paralel Transformator Dengan Vektor Group Beda Turorial Belajar Listrik - Paralel Transformator Dengan Vektor Group Beda

Dari gambar diatas, segi empat menyatakan transformator, dengan bulatan merah-kuning-biru sebagai terminalnya. 3 phasa R-S-T bab atas yaitu sisi HV dan R-S-T pada bab bawah yaitu sisi LV.
Angka dibagian bawah transformator yaitu jam trafo. Hubungan lilitan transformator baik Y, D ataupun Z tidak berpengaruh.

Demikian ulasan aku terkait paralel transformator dengan vektor group berbeda. Untuk membuktikannya , gunakan osiloskop semoga sanggup terlihat bentuk gelombang arus dan tegangan pada sisi LV dari masing-masing transformator.

Semoga bermanfaat.................

Related

Transformator-Trafo 289121410692697730

Technology

Hot in weekRecentComments

Hot in week

Recent

Comments

item